Penundaan Pembukaan Kuota SEHATI 2025
Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) resmi mengumumkan penundaan pembukaan pendaftaran Sertifikasi Halal Gratis SEHATI 2025. Awalnya, program ini dijadwalkan mulai menerima pendaftaran pada 7 Maret 2025, namun akhirnya diundur menjadi 12 Maret 2025. Keputusan ini tertuang dalam surat pemberitahuan bernomor 74/DP.II/03/2025 yang ditandatangani oleh Deputi Bidang Registrasi dan Sertifikasi Halal, Mamat Salamet Burhanuddin.
Surat pemberitahuan ini sekaligus menggantikan surat pemberitahuan sebelumnya dengan nomor 59/DP.II/02/2025. Dengan adanya perubahan ini, pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) yang ingin mengajukan sertifikasi halal gratis harus menyesuaikan jadwal pendaftaran mereka sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan BPJPH.
Penyebab Penundaan Pembukaan Kuota SEHATI 2025
Penundaan ini diduga berkaitan dengan kesiapan sistem SIHALAL yang baru saja menjalani proses pemeliharaan atau maintenance. Sistem ini merupakan platform utama yang digunakan dalam proses pendaftaran dan pengajuan sertifikasi halal. Oleh karena itu, BPJPH perlu memastikan sistem berjalan optimal sebelum membuka kembali kuota pendaftaran.
Perbaikan sistem ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan kenyamanan bagi para pelaku usaha dalam mengakses layanan sertifikasi halal. Dengan pembaruan ini, diharapkan tidak ada kendala teknis yang dapat menghambat kelancaran proses pendaftaran SEHATI 2025.
Antusiasme Pelaku Usaha Menyambut SEHATI 2025
Program Sertifikasi Halal Gratis SEHATI selalu mendapatkan respons positif dari pelaku usaha mikro dan kecil. Pada tahun-tahun sebelumnya, kuota pendaftaran biasanya langsung penuh dalam waktu singkat. Hal ini menunjukkan besarnya kebutuhan pelaku UMK terhadap sertifikasi halal untuk meningkatkan daya saing produk mereka di pasar.
Dengan adanya program SEHATI, pelaku UMK dapat memperoleh sertifikat halal tanpa biaya, sehingga lebih mudah dalam memasarkan produk halal mereka baik di dalam negeri maupun di pasar internasional. Pemerintah pun terus berupaya memperluas cakupan program ini agar semakin banyak pelaku usaha yang mendapatkan manfaatnya.
Persiapan Pelaku Usaha Sebelum Pendaftaran Dibuka
Meskipun jadwal pembukaan pendaftaran SEHATI 2025 mengalami penundaan, para pelaku usaha disarankan untuk segera mempersiapkan dokumen yang diperlukan. Beberapa dokumen penting yang harus disiapkan antara lain:
- Nomor Induk Berusaha (NIB)
- Kartu Tanda Penduduk (KTP)
- Daftar produk yang akan disertifikasi
- Daftar bahan baku yang digunakan
Selain itu, pelaku usaha juga disarankan untuk berkoordinasi dengan Pendamping Proses Produk Halal (P3H) yang dapat membantu dalam proses pengajuan. Dengan persiapan yang matang, pelaku usaha dapat segera mendaftarkan diri begitu kuota SEHATI 2025 resmi dibuka.
Kesimpulan
Penundaan pembukaan kuota Sertifikasi Halal Gratis SEHATI 2025 menjadi perhatian bagi pelaku usaha yang menantikan program ini. Meski mengalami revisi jadwal, BPJPH memastikan bahwa program ini tetap berjalan sesuai rencana dengan sistem yang lebih optimal. Para pelaku usaha diharapkan dapat memanfaatkan waktu ini untuk mempersiapkan semua persyaratan yang dibutuhkan agar proses pendaftaran dapat berjalan lancar dan efisien.